HABITS 2
Merujuk pada tujuan akhirmu
Mulailah dengan mengingat – ingat tujuan akhirmu,
terkadang kita tidak sadar tetapi pasti selalu kita lakukan. Buatlah catatan – catatan yang akan merujuk
pada tujuan akhir, karena itu akan selalu membantumu mengingat akan tujuan
akhirmu. Jadi mulailah dari sekarang
INGAT akan tujuan akhirmu, isitilahnya
adalah jangan perdulikan apa – apa yang akan mengahambat tujuan akhirmu.
Bagaimana dengan teman? Ya, pilihlah teman yang akan
membawamu kepada arah yang lebih baik, karena banyak teman yang akan membawamu
kepada ketersesatan. Bila kita ingin
mendapatakan penghidupan yang lebih baik maka keluarlah dari zona nyaman yang
anda singgahi sekarang. Jika seorang
yang “sakit” disatukan atau dipertemukan dengam orang yang “sakit” pula, maka
tidak akan ada kebaikan yang timbul dari keduanya. Terkadang lebih baik tidak memiliki teman
daripada harus menanggung akibat dari berteman yang pertemanannya tidak sehat.
Bagaiamana dengan seks? Biacara tentang keputusan penting
dengan ganjaran yang sedemikian besar! Ini adalah sesuatu yang sangat riskan
bila dilihat lebih mendalam. Karena
banyaka anak muda yang terjerumus dalam hal ini, karena tidak berfikir lebih
dalam lagi dampak yang ditimbulkan dari hal ini. Tidak merujuk pada tujuan akhir, dampak yang
ditimbulkan sangat signifikan atau sangat berperngaruh pada kehidupan ini.
Lalu kesimpulan dari bahasan ini adalah, Segalanya
diciptakan dua kali – pertama secara mental, kedua secara fisik. Individu,
keluarga, tim, dan organisasi, membentuk masa depannya masing-masing dengan
terlebih dulu menciptakan visi serta tujuan setiap proyek secara mental. Mereka
bukan menjalani kehidupannya hari demi hari tanpa tujuan-tujuan yang jelas
dalam benak mereka. Secara mental mereka identifikasikan prinsip-prinsip,
nilai-nilai, hubungan-hubungan, dan tujuan-tujuan yang paling penting bagi
mereka sendiri dan membuat komitmen terhadap diri sendiri untuk
melaksanakannya. Suatu pernyataan misi adalah bentuk tertinggi dari penciptaan
secara mental, yang dapat disusun oleh seorang individu, keluarga, atau
organisasi. Pernyataaan misi ini adalah keputusan utama, karena melandasi
keputusan-keputusan lainnya. Menciptakan budaya kesamaan misi, visi, dan
nilai-nilai, adalah inti dari kepemimpinan.
ini adalah foto yang diambil kira - kira pada tahun 60 an. Ini adalah foto keluarga besar saya, ketika saya melihat foto ini, saya akan kembali mengingat tujuan akhir saya. Karena foto ini mengingatkan kepada tujuan akhir kakek saya sendiri. Bukan dilihat dari foto itu sendiri, melainkan pesan dari foto itu. Banyak sekali pesan dalam foto itu yang disampaikan, jadi saya berpesan kepada pembaca blog ini bahwa apa - apa yang membuat anda kembali mengingat tujuan akhir anda maka lanjutkanlah hal tersesbut. Karena hal tersebut akan membawa anda kembali ke "masa tujuan".

Tidak ada komentar:
Posting Komentar